Selasa, 10 Maret 2015

Jenis dan manfaat teh

a . Green Tea : Teh hijau dibuat dari daun
teh dengan cara dikukus. Untuk membuat
teh hijau, daun teh segera dikeringkan dan
dipanaskan untuk mencegah daun
terfermentasi. Teh hijau mengandung sekitar
25 miligram kafein per cangkir. Dan jenis
teh ini lebih halus rasanya jika dibandingkan
dengan teh hitam. Green tea terdiri dari
senyawa seperti katekin , kafein, Theanine
serta berbagai vitamin dan mineral.
b . Teh Hitam : Teh hitam menyumbang
sekitar 75 % dari konsumsi teh global. Jenis
teh ini dibuat dari daun tanaman camellia
sinensis, yang digulung, difermentasi,
kemudian dikeringkan dan dihancurkan. Teh
hitam mengandung kafein tertinggi dan
memiliki rasa yang sedikit pahit, yaitu
sekitar 40 miligram kafein per cangkir. Teh
hitam sangat bagus bagi orang yang
membutuhkan banyak energi dengan cepat.
Namun bagi Orang yang sensitif kafein,
sebaiknya menghindari mengkonsumsi teh
hitam.
c . Teh Herbal : Secara teknis, teh herbal
bukanlah teh karena tidak dibuat dari daun
tanaman Camellia sinensis. Teh herbal
dibuat dari daun, akar, biji, kulit kayu, dan
bunga tanaman lain yang berkhasiat obat.
Teh ini tidak mengandung kafein sama
sekali, sehingga cocok untuk anak-anak.
Hindari minum eh herbal untuk menurunkan
berat badan, karena mungkin mengandung
obat pencahar yang berbahaya. Teh herbal
mengandung antioksidan dan vitamin C yang
tinggi. Teh Lavender mempromosikan
relaksasi dan menenangkan pikiran dan
tubuh. Teh chamomile juga memiliki khasiat
menenangkan yang kuat, dan biasa
digunakan sebagai pereda nyeri alami. Teh
peppermint secara tradisi digunakan untuk
membantu pencernaan dan sinus. Teh
herbal bisa diminum setiap hari.
d . Teh Putih : Teh putih adalah terbuat dari
segala jenis teh teroksidasi. Ini adalah jenis
teh yang paling ringan dari segi rasa, dan
seperti terbuat dari daun teh pucuk muda.
Teh putih memiliki sifat anti kanker yang
paling ampuh. Selain itu teh putih sangat
rendah kafein (15mg percangkir), sehingga
menjadi pilihan yang baik bagi orang yang
sensitif kafein. Kandungan antioksidan lebih
tinggi, karena proses pembuatannya tidak
banyak. Teh putih adalah tambahan yang
bagus bagi diet Anda.
e . Flavored Tea : Teh Flavored adalah
dibuat dengan menambahkan rempah-
rempah, bunga, dan aroma, atau teh yang
dibumbui. Banyak tersedia dalam berbagai
variasi, termasuk rasa blueberry, kayu manis,
kulit jeruk, dan lavender. Teh ini
dipasangkan dengan daun teh hitam, teh
hijau, atau teh putih, memiliki antioksidan
dan manfaat kesehatan yang sama. Teh
flavored dengan tambahan buah-buahan
super seperti blueberry mengandung kadar
antioksidan yang tinggi.
f . Oolong Tea : Teh Oolong mirip dengan
teh hitam, dan difermentasi hanya dalam
waktu singkat, sehingga memberikan rasa
yang kuat pada teh oolong. Teh oolong hijau
memiliki kandungan kafein lebih rendah,
sementara teh oolongs hitam memiliki
kandungan kafein yang lebih tinggi – sekitar
30 miligram kafein per cangkir. Teh oolong
memiliki antioksidan yang lebih tinggi dari
pada teh hijau .

Tidak ada komentar:

Posting Komentar